Senin, 06 Maret 2017

Berbisnis Jual Beli Rumah Hanya untuk Orang Berduit? Itu sih Mitos

Bisnis jual beli rumah memang tampak menggiurkan. Bayangkan saja, hampir setiap saat ada keluarga baru yang tercipta dan mereka pasti mendambakan rumah untuk tempat tinggal. Selain itu, semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya berinvestasi lalu memilih properti sebagai instrumen investasi mereka. Jadi, tidak heran jika permintaan akan rumah selalu tinggi. Kesempatan emas tersebut akhirnya dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk menjadi ladang bisnis.

Rumah


Lalu bagaimana dengan Anda? Tertarik menjadi pengusaha jual beli rumah tapi merasa bukan orang berduit? Silakan buang jauh-jauh pikiran tersebut dari benak Anda, karena di sini Anda akan belajar cara menjadi pengusaha jual beli rumah dengan modal yang minimal. Yuk, baca, pahami, dan lakukan.

Strategi Membeli Rumah dengan Harga Murah

Banyak orang yang beranggapan bahwa membeli rumah sulit dilakukan jika tidak memiliki tabungan yang melimpah. Namun, kenyataannya tidak selalu demikian. Anda sangat mungkin untuk membeli rumah berharga murah. Murah dalam artian harganya berada di bawah harga pasar. Berikut ini trik jitunya.

1. Pilih Rumah yang Memiliki Dua Target Pasar
Semakin luas target pasar, berarti semakin besar peluang rumah Anda akan cepat terjual nanti. Oleh karena itu, perluas target pasar Anda dengan membeli rumah yang tidak hanya bisa menjadi tempat tinggal, namun juga dapat difungsikan sebagai alat investasi. 

Rumah yang bisa menjadi alat untuk berinvestasi umumnya berada di lokasi yang strategis, seperti di pusat kota, dekat dengan pusat bisnis, tidak jauh dari pusat perbelanjaan, sekolah, dan rumah sakit. Selain itu, letaknya juga dapat dijangkau dengan mudah oleh transportasi umum. Rumah yang memenuhi kriteria demikian sangat dicari oleh konsumen. Namun, tentu saja harganya tidak murah. 

Nah, Anda yang berburu rumah murah tentu tidak bisa memaksakan diri dengan membeli rumah yang lokasinya sudah strategis. Solusinya, carilah rumah yang berada di lokasi yang sedang berkembang dan prospektif. Untuk itu, Anda harus benar-benar jeli untuk memprediksi perkembangan lokasi sekitar rumah di masa mendatang. Caranya adalah dengan mengumpulkan informasi mengenai rencana pembangunan pemerintah setempat di lokasi tersebut. 

2. Beli Rumah dari Penjual yang Anda Kenal
Trik ini tidak wajib Anda lakukan, namun ada baiknya untuk diusahakan. Cari informasi sebanyak mungkin mengenai teman-teman dan kerabat Anda yang sedang menjual rumahnya. Dengan membeli rumah dari kenalan sendiri, Anda akan lebih mudah melakukan trik yang ketiga berikut ini. 

3. Maksimalkan Kemampuan Bernegosiasi Anda
Ini dia kunci keberhasilan orang yang mampu membeli rumah dengan modal minimal. Ya, Anda wajib mengerahkan keahlian bernegosiasi untuk bisa meyakinkan penjual rumah, bahwa Anda memang berniat untuk membeli rumah tersebut namun Anda memerlukan keringanan dalam hal syarat dan pembayaran. Berikut ini tiga trik bernegosiasi yang bisa Anda terapkan.

Beli di atas harga yang ditawarkan
Jangan kaget dahulu saat membaca poin di atas. Ya, Anda memang benar-benar akan membeli rumah dengan harga yang lebih tinggi daripada harga yang ditawarkan oleh penjual. Namun, tentu tidak serta-merta begitu saja. 

Pertama, Anda harus mencari rumah yang dijual dengan harga di bawah harga pasar. Setelah Anda menemukannya, belilah rumah dengan harga sedikit di atas harga pasar. Penjual pasti akan terkejut mendengar penawaran Anda dan langsung menyetujui. Kapan lagi ada orang yang mau membeli dengan harga lebih tinggi dari harga jual, begitu pikirnya. 
Kemudian, mulailah bernegosiasi dengan meminta keringanan syarat dan pembayaran. Anda bisa meminta untuk menurunkan jumlah uang muka dan memperpanjang waktu pelunasan. 

Membayar sebagian di awal dan melunasi beberapa bulan kemudian
Mintalah keringanan dari penjual agar Anda boleh membayar sebagian di awal dan diberi jangka waktu yang cukup untuk melakukan pelunasan. Dalam rentang waktu yang diberikan penjual, lakukan renovasi rumah sehingga nilai jualnya meningkat. Usahakan untuk menjual kembali rumah ke pihak lain sebelum waktu pelunasan tiba. 

Melunasi dengan cara mencicil
Gunakan cara ini agar Anda bisa melakukan pembayaran secara bertahap. Berbeda dengan trik sebelumnya, Anda dapat menggunakan trik ini bila kondisi rumah masih bagus dan layak jual sehingga Anda tidak perlu melakukan renovasi. Anda dapat melunasi cicilan dari hasil penjualan atau penyewaan rumah. 

Ketiga trik ini dapat lebih mudah dipraktikkan bila penjual adalah kenalan Anda. Mereka akan lebih mudah percaya dan menyetujui negosiasi Anda. 

Strategi Menjual Rumah agar Lekas Laku
1. Tetapkan harga rumah yang rasional
Jangan mudah tergiur oleh keuntungan fantastis dengan menetapkan harga jual yang sangat tinggi melebihi harga pasar. Hal tersebut malah membuat rumah Anda sulit laku. Oleh karena itu, tetapkan saja harga yang masuk akal sesuai harga pasar. 

2. Iklankan rumah via internet
Memasang iklan jual rumah melalui koran kini sudah jarang dilakukan, karena biaya yang mahal dan tidak semua orang berlangganan koran. Nah, beriklan via internet bisa menjadi alternatif bagi Anda. Anda bisa memasarkan rumah di situs jual beli dan media sosial.

Tulislah deskripsi selengkap mungkin mengenai rumah yang Anda jual. Cantumkan pula keunggulan dan fasilitas pendukungnya, sehingga tampak meyakinkan bagi calon pembeli. Jangan lupa untuk memberikan beberapa nomor kontak Anda yang mudah dihubungi.

Setelah membaca berbagai trik di atas, kini menjadi pengusaha jual beli rumah tidak lagi mustahil, bukan? Kuncinya adalah pahami dan lakukan usaha Anda semaksimal mungkin. Semoga berhasil!






Load disqus comments

0 komentar